Keutamaan 10 Hari Pertama Di Bulan Dzulhijjah

Dear Sahabat Zizara,

Bagaimana harimu?

Semoga melalui hari yang menyenangkan juga bermanfaat.

 

Mendekati hari idul Adha ini, adakah yang tahu tentang keutamaan 10 hari di bulan Dzulhijjah?

Kali ini Zizara mau sharing tentang keutamaan dari 10 pertama di bulan Dzulhijjah. Buat yang belum tahu, yuk mari disimak.  Untuk yang sudah tahu, yuk kita refresh kembali pengetahuan kita soal ini. Atau barangkali ada yang mau menambahkan dari sharing Zizara ini, silahkan….

 

Mungkin banyak orang yang tahu soal keutamaan dari 10 hari terakhir di bulan Ramadhan. Tapi, sayangnya banyak yang belum tahu soal rahasia dahsyat dibalik 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah.

 

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda ;

“Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzulhijjah).”

Para sahabat bertanya : “Tidak pula jihad di jalan Allah?”

Nabi Muhammad SAW menjawab, “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.”

 

Lalu manakah yang lebih utama, antara 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah dengan 10 hari terakhir di bulan Ramadhan?

 

Dalam Zaadul Ma’ad, Ibnu Qayyim memberikan penjelasan perihal ini. Menurut beliau, “Sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan lebih utama dari sepuluh malam pertama bulan Dzulhijjah. Namun sepuluh hari pertama Dzulhijjah lebih utama dari sepuluh hari terakhir Ramadhan.”

 

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka dapat diambil kesimpulan bahwa jika dilihat dari malam harinya, 10 hari terakhir di bulan Ramadhan lebih utama dari 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah. Namun, jika dilihat dari hari (siang), maka 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah lebih utama karena di dalamnya terdapat hari berqurban, hari Arafah dan hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah).

 

Tidak hanya itu, sebagian ulama juga mengatakan bahwa amalan pada setiap hari di awal Dzulhijjah sama dengan amalan satu tahun. Ada beberapa diantaranya juga yang mengatakan sama dengan 1000 hari, dan 10.000 hari untuk hari Arofah.

 

Begitu utamanya 10 hari di awal Dzulhijjah ini, tidakkah kita tergerak untuk memperbanyak beramal salih?

Teramat sayang rasanya jika melewatkan 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah tanpa melakukan amalan-amalan salih yang disunnahkan.

 

Kira-kira, amalan-amalan apakah yang disyariatkan pada hari-hari tersebut?

  1. Melaksanakan Ibadah Haji dan Umrah

Amalan ini merupakan amalan yang paling utama. Ada berbagai hadits sahih yang menyatakan mengenai hal ini. Diantarannya sabda nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, :

“Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) diantara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah Surga.”

 

  1. Berpuasa di 10 Hari Tersebut atau Diantaranya.

Alangkah baiknya apabila kita mampu berpuasa selama 10 hari tersebut. Namun bila tidak mampu, akan sangat dianjurkan berpuasa diantara 10 hari tesebut. Atau setidaknya kita berpuasa di hari Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Puasa Arafah ini sangat spesial karena balasan yang dijanjikan Allah SWT sangat besar. Berdasarkan hadits

“Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162 )

 

  1. Memperbanyak Takbir dan Dzikir pada Hari-hari Tersebut.

Pada hari-hari tersebut kita dianjurkan untuk memperbanyak takbir, tahlil, tasbih, tahmid, istighfar dan do’a. Merujuk pada hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad,

“Maka perbanyaklah pada hari-hari itu tahlil, takbir dan tahmid.”

 

  1. Berkurban

Berkurban atau Udhiyah, memiliki banyak keutamaan. Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah RA, Nabi SAW bersabda,

“Tidaklah pada hari Nahr (hari menyembelih atau Idul Adha) manusia beramal suatu amalan yang lebih dicintai oleh Allah daripada mengalirkan darah dari hewan qurban. Ia akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, kuku, rambut qurban tersebut. Dan sungguh, darah tersebut akan sampai kepada (ridha) Allah sebelum tetesan darah tersebut jatuh ke bumi, maka bersihkanlah jiwa kalian dengan berkurban.” (HR. Ibnu Majah dan Tarmidzi).

 

  1. Memperbanyak Amal Salih

Karena banyaknya keutamaan di hari-hari ini, maka amalan-amalan salih seperti membaca Al Quran, bersedekah, tolong menolong, silaturahim, dan lain sebagainya, amat sangat dianjurkan. Sebab amalan-amalan tersebut akan dilipatgandakan jika dikerjakan pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Amalan-amalan yang tadinya bukan amalan utama, menjadi amalan utama di hari-hari ini.

 

So… tunggu apalagi Sahabat Zizara… Sudahkah memperbanyak amalan di 10 hari ini?

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *